Perubahan Formasi Jadi Kunci Kemenangan AS Roma

0
80
Perubahan Formasi Jadi Kunci Kemenangan AS Roma

AS Roma sempat kesulitan saat menjamu Torino, tapi bangkit di babak kedua. Perubahan pola permainan krusial dalam kemenangan Giallorossi. Roma memetik kemenangan meyakinkan 3-0 saat menjamu Torino di Olimpico, Sabtu (10/3/2018) dinihari WIB. Seluruh gol dicetak di babak kedua, masing-masing lewat Kostas Manolas, Daniele De Rossi, dan Lorenzo Pellegrini.

Meski menang telak, tuan rumah sejatinya sempat kesulitan. Sepanjang babak pertama, mereka cuma mencatatkan tiga tembakan dan cuma satu yg mengarah ke gawang. Langkah Eusebio Di Francesco menggeser Radja Nainggolan lebih maju membuka jalan mereka. Dengan pergeseran posisi Nainggolan itu, formasi AS Roma pun berubah dari 4-3-3 menjadi 4-2-3-1.

usai itu AS Roma mampu melepaskan 12 percobaan di mana empat yg tepat target. Selain itu gol Kostas Manolas yg berawal dari bola mati, turut membuat pertandingan jadi lebih terbuka tuk I Lupi. Di Francesco menyebut timnya sempat menunjukkan sinyal-sinyal frustrasi usai kesulitan menciptakan peluang. Dia berharap para pemainnya dapat lebih tenang dan percaya diri sebab masih banyak ruang perbaikan tuk mereka.

“Kami tak menjalani babak pertama dengan baik sebab Torino bermain lebih oke. usai jeda, aku membuat Radja Nainggolan miliki peran lebih dan itu membantu kami menemukan jalur-jalur,” ungkapnya kepada Mediaset Premium.

“aku dapat merasakan para pemain gugup dengan catatan sulit menang di Olimpico dan kami sendiri membuat situasinya lebih sulit. aku mengubah pola jadi 4-2-3-1 dengan Radja lebih dekat ke penyerang dan itu membuat lebih banyak masalah tuk pertahanan lawan.”

“Kami tak seharusnya melihat kembali apa yg mungkin terjadi, tapi fokus ke apa yg masih dapat kami lakukan dan ke masa depan, dengan para pemain muda dan bertalenta ini masih terus memperbaiki kepercayaan diri,” imbuhnya seperti dilansir Football Italia.